SPI UIN Syahada Laksanakan Seminar Pengelolaan Keuangan BLU dengan tema Transformasi BLU Menuju Corporate Governance dan Kemandirian Keuangan

Padangsidimpuan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan terus berkomitmen memperkuat tata kelola Badan Layanan Umum (BLU), khususnya dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang profesional, transparan, akuntabel, adaptif, serta berorientasi pada kemandirian institusi.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Syahada Padangsidimpuan melaksanakan Seminar Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) dengan mengusung tema “Transformasi BLU Menuju Corporate Governance dan Kemandirian Keuangan”. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 7–8 Agustus 2026, dan diikuti oleh para pengelola keuangan di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.

Seminar ini menjadi wadah penguatan kapasitas sekaligus penyamaan persepsi bagi para pengelola keuangan dalam menghadapi dinamika pengelolaan BLU yang semakin kompleks. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola keuangan BLU yang efektif, efisien, akuntabel, serta selaras dengan kebutuhan pengembangan institusi.

Penguatan Kompetensi Pengelola Keuangan

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia sekaligus Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Syahada Padangsidimpuan, Ali Asrun Lubis, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi para pengelola keuangan sebagai salah satu faktor pendukung keberhasilan tata kelola BLU.

Menurutnya, pengelola keuangan perlu memiliki kemampuan yang memadai agar dapat menjalankan tugas sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik, sekaligus mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan kebijakan dan dinamika pengelolaan keuangan BLU.

Selanjutnya, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan seminar secara resmi.

Dalam arahannya, Rektor menyampaikan bahwa perguruan tinggi saat ini berada dalam lingkungan yang terus berubah dan penuh ketidakpastian. Kondisi tersebut dikenal dengan istilah VUCA, yakni Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity. Situasi tersebut menuntut organisasi untuk memiliki kemampuan beradaptasi, ketepatan dalam mengambil keputusan, serta keberanian untuk melakukan berbagai inovasi.

Rektor juga mengingatkan para peserta mengenai pentingnya menerapkan lima budaya kerja Kementerian Agama, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Budaya kerja harus menjadi bagian dari perilaku kita sehari-hari. Terutama inovasi, karena menghadapi perubahan tidak cukup hanya dengan mempertahankan cara kerja yang lama. Kita harus mampu menemukan cara-cara baru yang lebih efektif dan memberikan manfaat bagi institusi,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menegaskan bahwa pengelolaan keuangan BLU memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian tujuan dan pengembangan institusi. Oleh karena itu, para pengelola keuangan tidak hanya dituntut memahami aspek administratif dan regulasi, tetapi juga perlu memiliki perspektif manajerial dan strategis dalam mengoptimalkan sumber daya perguruan tinggi.

Penguatan Tata Kelola BLU

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh dua narasumber yang dihadirkan untuk memperkaya wawasan peserta mengenai pengelolaan keuangan BLU dan penerapan prinsip tata kelola korporasi.

Narasumber dalam kegiatan tersebut adalah IENG dan Fatkhur Rokhman, S.E., M.M., Ak., CA., CIFE., CDA., RSA., CRFA. Keduanya secara bergantian menyampaikan materi berdasarkan bidang keahlian dan perspektif masing-masing.

Sesi pemaparan dan diskusi menjadi bagian penting dalam kegiatan seminar. Para peserta memperoleh berbagai perspektif mengenai tantangan pengelolaan BLU, strategi peningkatan kinerja, serta langkah-langkah penguatan tata kelola yang diperlukan untuk mendukung pengelolaan keuangan institusi secara berkelanjutan.

Melalui seminar ini, UIN Syahada Padangsidimpuan diharapkan semakin siap melakukan transformasi pengelolaan BLU menuju tata kelola yang mengedepankan prinsip corporate governance, transparansi, akuntabilitas, efektivitas, efisiensi, serta kemandirian keuangan.

Pelaksanaan kegiatan selama dua hari tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat kompetensi para pengelola keuangan. Dengan demikian, pengelolaan sumber daya institusi diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih profesional, inovatif, dan bertanggung jawab dalam mendukung peningkatan kualitas layanan serta kemajuan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.